08-10-2007
PENATAAN RUANG KAWASAN JL.GODEAN MENJADI PILOT PROJECT KERJASAMA SEKBER KARTAMANTUL – GTZ GLG YOGYAKARTA
Secara fungsional wilayah Kota Yogyakarta telah tumbuh dan berkembang melampaui batas wilayah administrasinya sehingga membentuk suatu aglomerasi perkotaan yang dikenal sebagai Aglomerasi Perkotaan Yogyakarta (APY) dengan wilayah fungsionalnya terdiri dari Kota Yogyakarta, sebagian wilayah Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul yang berada disekitar Kota Yogyakarta. Dengan jumlah penduduk melebihi 1.000.000 jiwa, maka APY sudah dapat dikategorikan sebagai kawasan perkotaan metropolitan. Perkotaan Yogyakarta tersebut saat ini telah dapat berfungsi melayani berbagai kebutuhan dasar dan jasa bagi kota-kota disekitarnya yang masuk wilayah propinsi lainnya, bahkan dengan skala pelayanan yang telah melintas batas wilayah propinsi DIY.Perkembangan perkotaan dan konsekuensi kebutuhan penyediaan pelayanan dasar khususnya ruang mukim, ruang kegiatan ekonomi, dan sarana jalan tidak dapat dilepaskan dari aspek penataan ruang sebagai upaya untuk mengatur pemanfaatan ruang yang efektif, efisien, dan sesuai dengan potensi daya dukung lahan. Untuk itu telah disadari adanya kebutuhan kerjasama pada sektor ini untuk secara makro mensinkronkan perencanaan ruang perkotaan yang mencakup tiga daerah dan secara spesifik untuk mengelola persoalan atau isu-isu keruangan dan kaitannya dengan persoalan administrasi pelayanan umum khususnya pada kawasan perbatasan.
Berdasarkan latar belakang diatas Sekber Kartamantul bersama GTZ sepakat untuk bersama melaksanakan kegiatan-kegiatan dibawa ini dalam kerangkakerjasama Good Local Governance (GLG) dengan Tema Penyusunan Rencana Tindak Untuk Sinkronisasi Perencanaan Tata Ruang Di Kawasan Jalan Godean (Perbatasan Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Bantul)
Aktivitas yang dilakukan terkait dengan kerjasama ini adalah sebagai berikut:
(a) Koordinasi untuk perumusan langkah-langkah kerjasama penataan ruang dan penentuan kawasan perbatasan
(b) Pengumpulan data sekunder keruangan tiga daerah di kawasan perbatasan terpilih (lihat lampiran peta)
(c) Pengumpulan data primer keruangan yang diperlukan
· Penjaringan aspirasi masyarakat
· Kolekting data spatial meliputi: aspek sosial, aspek ekonomi, aspek fisik & linkungan, dll
(d) Pelatihan terbatas terkait kejasama penataan ruang dan studi banding (tim kerja)
(e) Lokakarya hasil analisa dan tindak lanjut
---000---


 |